Serius Jaga Lingkungan Lestari, Sido Muncul Turunkan 89% Emisi Karbon Sepanjang 2024
WARTAJOGJA.ID : PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO) tercatat telah menurunkan 89% emisi karbon pada 2024 dibandingkan dengan level 2021.
Penurunan ini melampaui target yang telah dipatok perusahaan.
Mengutip Laporan Keberlanjutan 2024 Perseroan, emisi gas rumah kaca (GRK) SIDO yang berasal dari aktivitas produksi dan fasilitas pendukung pada 2024 bertengger di 1.773 ton CO2 ekuivalen.
Volume tersebut 89% lebih rendah dibandingkan dengan posisi pada tahun dasar 2021 sebanyak 15.494,9 ton CO2 ekuivalen.
Persentase penurunan ini juga lebih tinggi dari target yang ditetapkan Sido Muncul. Emiten dengan kode saham SIDO itu sebelumnya membidik persentase penurunan sebesar 14% dibandingkan dengan 2021.
“Pengurangan emisi mencapai 89% pada 2024 sebagian besar disebabkan oleh penerapan Sertifikat Energi Terbarukan (RECs),” tulis manajemen dalam laporan keberlanjutan.
Sebagai catatan, Sido Muncul telah menyepakati pembelian 100% daya listrik dari energi baru terbarukan dengan PLN skema Sertifikat Energi Terbarukan atau Renewable Energy Certificate (REC).
Manajemen SIDO menyebutkan pembelian listrik tersebut memerlukan biaya yang lebih besar, tetapi berkontribusi secara signifikan dalam menurunkan emisi yang dihasilkan khususnya untuk emisi cakupan 2.
Emisi cakupan 2 merupakan emisi tidak langsung yang berasal dari pembangkit energi yang dibeli perusahaan.
Selain pasokan energi terbarukan dari PLN, Sido Muncul juga telah memasang instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di fasilitas produksi utama di Semarang, Jawa Tengah.
Investasi untuk pemasangan PLTS tersebut bernilai US$2 juta atau sekitar Rp32,7 miliar. Pembiayaan sendiri dilakukan dengan skema performance base rental, bekerja sama dengan SUN Energy.
Adapun potensi pengurangan emisi karbon dari PLTS Atap ini mencapai 1.980 ton per tahun dan mendukung penghematan biaya pemakaian listrik.
Sejalan dengan hal ini, kontribusi penggunaan energi terbarukan Sido Muncul sepanjang 2024 mencapai 68% di luar REC.
Persentase ini lebih tinggi daripada tahun dasar 2021 sebesar 47%.
Komitmen menjaga lingkungan ini membuat Sido Muncul terus mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari berbagai pihak.
Tahun 2025 ini, Sido Muncul kembali meraih penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) dengan peringkat “Emas” periode 2023-2024 dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).
Penghargaan ini menjadi kali kelima bagi Sido Muncul atas konsistensi perusahaan menerapkan ESG dalam proses produksi dan jasa untuk menjaga lingkungan. Proper Emas juga diberikan kepada mereka yang melaksanakan bisnis beretika dan bertanggung jawab terhadap pemberdayaan masyarakat.
Pada acara yang sama, Direktur Sido Muncul Dr. (H.C.) Irwan Hidayat juga menerima penghargaan Green Leadership Utama Dunia Usaha dari KLH untuk yang ketiga kalinya. Green Leadership menjadi bentuk apresiasi kepada pemimpin tertinggi yang perusahaannya meraih Proper Emas serta penerapan Extraordinary Turnarounds.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, kepada Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat, di Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah pada Senin (24/2/2025).
“Sido Muncul sudah dapat 5 kali berturut-turut (Penghargaan Proper). Kalau yang Green Leadership itu tiga kali. Penghargaan ini menjadi motivasi kami untuk terus menjadi motor yang menciptakan lingkungan lebih baik,” kata Irwan.
Post a Comment